10/23/2013

Pilihan kata - diksi


Tugas : cari kutipan kata-kata dari vicky prasetyo saat wawancara dengan zaskia, kemudian koreksi pilihan kosakata nya sehingga menjadi kalimat yg benar sesuai EYD.



Pengertian Diksi atau Pilihan kata.

Jika kita menulis atau berbicara, kita selalu menggunakan kata. Kata tersebut dibentuk menjadi kelompok kata, klausa, kalimat, paragraph dan akhirnya sebuah wacana.
Di dalam sebuah karangan, diksi bisa diartikan sebagai pilihan kata pengarang untuk menggambarkan sebuah cerita. Diksi bukan hanya berarti pilih memilih kata melainkan digunakan untuk menyatakan gagasan atau menceritakan peristiwa tetapi juga meliputi persoalan gaya bahasa, ungkapan-ungkapan dan sebagainya.
Agar dapat menghasilkan cerita yang menarik melalui pilihan kata maka diksi yang baik harus memenuhi syarat, seperti :
  • Ketepatan dalam pemilihan kata dalam menyampaikan suatu gagasan.
  • Seorang pengarang harus mempunyai kemampuan untuk membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai dengan situasi dan nilai rasa bagi pembacanya.
  • Menguasai berbagai macam kosakata dan mampu memanfaatkan kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat yang jelas, efektif dan mudah dimengerti.

Syarat-Syarat Pemilihan Kata

1. Makna Denotatif dan Konotatif

Makna denotatif adalah makna dalam alam wajar secara eksplisit. Makna wajar ini adalah makna yang sesuai dengan apa adanya. Denotatif adalah suatu pengertian yang terkandung sebuah kata secara objektif. Sering juga makna denotatif disebut makna konseptual. Kata makan misalnya, bermakna memasukkan sesuatu kedalam mulut, dikunyah, dan ditelan. Makna kata makan seperti ini adalah makna denotatif.
Makna konotatif adalah makna asosiatif, makna yang timbul sebagai akibat dari sikap sosial, sikap pribadi, dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual. Kata makan dalam makna konotatif dapat berarti untung atau pukul.
Makna konotatif berbeda dari zaman ke zaman. Ia tidak tetap. Kata kamar kecil mengacu kepada kamar yang kecil (denotatif) tetapi kamar kecil berarti juga jamban (konotatif). Dalam hal ini, kita kadang-kadang lupa apakah suatu makna kata adalah makna denotatif atau konotatif.

2. Makna Umum dan Khusus


Kata umum dibedakan dari kata khusus berdasarkan ruang-lingkupnya. Makin luas ruang-lingkup suatu kata, maka makin umum sifatnya. Makin umum suatu kata, maka semakin terbuka kemungkinan terjadinya salah paham dalam pemaknaannya.
Makin sempit ruang-lingkupnya, makin khusus sifatnya sehingga makin sedikit kemungkinan terjadinya salah paham dalam pemaknaannya, dan makin mendekatkan penulis pada pilihan kata secara tepat. Misalnya:
Kata ikan memiliki acuan yang lebih luas daripada kata mujair atau tawes. Ikan tidak hanya mujair atau tidak seperti gurame, lele, sepat, tuna, baronang, nila, ikan koki dan ikan mas. Sebaliknya, tawes pasti tergolong jenis ikan demikian juga gurame, lele, sepat, tuna, dan baronang pasti merupakan jenis ikan. Dalam hal ini kata acuannya lebih luas disebut kata umum, seperti ikan, sedangkan kata yang acuannya lebih khusus disebut kata khusus, seperti gurame, lele, tawes, dan ikan mas.

3. Kata abstrak dan kata konkret. 

Kata yang acuannya semakin mudah diserap panca-indra disebut kata konkret, seperti meja, rumah, mobil, air, cantik, hangat, wangi, suara. Jika acuan sebuah kata tidak mudah diserap panca-indra, kata itu disebut kata abstrak, seperti gagasan dan perdamaian. Kata abstrak digunakan untuk mengungkapkan gagasan rumit. Kata abstrak mampu membedakan secara halus gagasan yang sifat teknis dan khusus. Akan tetapi, jika kata abstrak terlalu diobral atau dihambur-hamburkan dalam suatu karangan. Karangan tersebut dapat menjadi samar dan tidak cermat.

4. Sinonim 

Sinonim adalah dua kata atau lebih yang pada asasnya mempunyai makna yang sama, tetapi bentuknya berlainan. Kesinoniman kata tidaklah mutlak, hanya ada kesamaan atau kemiripan. Kita ambil contoh cermat dan cerdik kedua kata itu bersinonim, tetapi kedua kata tersebut tidak persis sama benar. Kesinoniman kata masih berhubungan dengan masalah makna denotatif dan makna konotatif suatu kata.

5. Kata Ilmiah dan kata popular

Kata ilmiah merupakan kata-kata logis dari bahasa asing yang bisa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Kata-kata ilmiah biasa digunakan oleh kaum terpelajar, terutama dalam tulisan-tulisan ilmiah, pertemuan-pertemuan resmi, serta diskusi-diskusi khusus. Yang membedakan antara kata ilmiah dengan kata populer adalah bila kata populer digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan, kata-kata ilmiah digunakan pada tulisan-tulisan yang berbau pendidikan. Yang juga terdapat pada penulisan artikel, karya tulis ilmiah, laporan ilmiah, skripsi, tesis maupun desertasi.

Kalimat vicky, di kutip dari harian kompas.


JAKARTA, KOMPAS.com — Gaya bicara Vicky Prasetyo, mantan tunangan penyanyi dangdut Zaskia "Gotik", kini tengah ngetren di media sosial. Vicky alias Hendrianto bin Hermanto menggunakan "kosakata unik" yang terdengar tidak pas di telinga saat wawancara dengan sejumlah pekerja infotainment seusai acara pertunangannya di Hotel Kempinski, Jakarta, Minggu (1/9/2013).
Dalam cuplikan video "C&R" berdurasi 59 detik yang diunggah di media sosial Youtube, Vicky mengenakan jas hitam duduk didampingi Zaskia yang mengenakan kebaya hijau dengan mahkota di kepalanya. Video itu diunggah akun "tv-ri" pada 7 September 2013. Judul videonya "Wawancara Kocak Zaskia Gotik & Vicky Prasetyo yg sok memakai bahasa intelek".
Kepada para pekerja infotainment, Vicky berujar, "Di usiaku ini, twenty nine my age, aku masih merindukan apresiasi karena basically, aku senang musik, walaupun kontroversi hati aku lebih menyudutkan kepada konspirasi kemakmuran yang kita pilih ya."
Ia berujar lagi, "Kita belajar, apa ya, harmonisisasi dari hal terkecil sampai terbesar. Aku pikir kita enggak boleh ego terhadap satu kepentingan dan kudeta apa yang kita menjadi keinginan."
"Dengan adanya hubungan ini," lanjut Vicky, "bukan mempertakut, bukan mempersuram statusisasi kemakmuran keluarga dia, tapi menjadi confident."
"Tapi, kita harus bisa mensiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita tetap lebih baik dan aku sangat bangga..." kata Vicky lagi.
Seusai memberikan keterangan itu, Zaskia berkata mesra kepada Vicky, "Dibeliin rumah ya Pap ya, aku dibeliin rumah ya sayang ya..."
"Nantilah, kita komunikasikan lagi," jawab Vicky.
Akun Rahmat Hidayat berkomentar di laman video itu, "Saya yakin Vicky suka nonton berita politik, mungkin dia dapat adrenalinnya bukan inteligensinya."
Di media sosial Facebook, video Vicky juga ramai disebarkan. Gaya bicaranya bahkan diikuti. Seorang Facebooker, Rusdi Mathari, menulis demikian pada statusnya, "Pembebasan Rasyid Rajasa mempertakut dan mempersuram statusisasi kontroversi hati dan konspirasi kemakmuran kasus Dul. Harmonisasi kasus tidak boleh mengkudeta kita punya keinginan, tapi kita harus menyiasati untuk labil ekonomi; karena usia hukum saat ini, ya twenty nine my age ya."

Berikut ini adalah hasil koreksi kosakata, sehingga menjadi kalimat yang benar sesuai EYD :

“Di usiaku ini, twenty nine my age” : Umurku sekarang sudah 29 tahun.

“Aku masih merindukan apresiasi” : Aku masih merindukan penghargaan di [bidang musik]. 

“Karena basically, aku senang musik” : Karena aku dari awalnya memang senang musik.

“Walaupun kontroversi hati aku” : Meski hatiku sering bertolak belakang.

“Lebih menyudutkan kepada konspirasi kemakmuran yang kita pilih ya” : Dan kebanyakan lebih mementingkan pada zona nyaman yang sudah dipilih dan didapat [daripada bermusik].

“Kita belajar, apa ya, harmonisisasi dari hal terkecil sampai terbesar” : Kita harusnya belajar untuk sejalan, seirama, seiya sekata antara logika dan hati, dari yang hal terkecil hingga terbesar sekalipun [terutama dalam bermusik].

“Aku pikir kita nggak boleh ego terhadap satu kepentingan dan kudeta apa yang kita menjadi keinginan” : Aku pikir kita nggak boleh memperjuangkan satu keinginan saja sehingga melupakan keinginan yang lain [yaitu bermusik].

“Dengan adanya hubungan ini, bukan mempertakut, bukan mempersuram statusisasi kemakmuran keluarga dia, tapi menjadi confident” : Dengan adanya hubungan ini maka keluarga dia (Zaskia) jangan takut lagi [karir bermusik Zaskia menurun], apalagi sampai menganggap masa depan keluarganya menjadi suram [gara-gara menikah dengan saya]. Makanya ke depan mereka harus lebih percaya diri lagi.

“Tapi, kita harus bisa mensiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita tetap lebih baik dan aku sangat bangga..." : Oleh karena itu kita harus menjadi cerdas dalam mengelola ekonomi kita agar ekonomi kita yang boleh jadi tadinya turun kembali naik dan saya sangat bangga sebagai orang cerdas.

referensi:
http://entertainment.kompas.com/read/2013/09/09/1702048/.Kontroversi.Hati.dan.Konspirasi.Kemakmuran.ala.Vicky.Prasetyohttp://entertainment.kompas.com/read/2013/09/09/1702048/.Kontroversi.Hati.dan.Konspirasi.Kemakmuran.ala.Vicky.Prasetyo
http://rickykusnandar.blogspot.com/2013/10/tugas-bahasa-indonesia-pilihan-kata.html
http://dwiajisapto.blogspot.com/2011/02/diksi-pilihan-kata.html

10/14/2013

EYD(Ejaan Yang Disempurnakan) Dan Tanda Baca

Sering kali dalam artil-artikel yang di muat pada berita online memiliki beberapa kata atau kalimat yang tidak baku, hal ini dapat membuat pembaca berasumsi lain dalam penalarannya, sehingga terjadi kesalahpahaman. belum lagi saat ini tidak sedikit para remaja yang menggunakan bahasa gaul, sehingga kata-kata baku tidak mereka pahami dengan baik. berikut ini salah satu artikel yang terdapat kata-kata yang tidak baku didalam penyampaiannya. kata yang berwarna hijau adalah kata tidak baku, sedangkan kata yang berwana ungu adalah kata yang baku.




KOMPAS.com — Mulai pertengahan tahun ini, olahraga lari semakin digandrungi (diminati) oleh para penduduk ibu kota. Jika dulu orang berbondong-bondong latihan di gym, sekarang mereka justru mengincar car free day di akhir pekan, agar bisa lebih leluasa berlari di sepanjang Jalan Sudirman dan sekitar.

Karena terbiasa mengekor (mengikuti) tren, tak heran jika banyak pencinta lari dadakan (sontak sangat tiba-tiba) tersebut tidak benar-benar memahami bagaimana teknik lari yang aman, atau betapa pakaian yang Anda kenakan berpengaruh pada kecepatan lari Anda. Simak uraian Alex Figuerora, pelatih lari profesional dan pendiri Priority1 Wellness.

Buang sepatu olahraga yang telah sering dipakai


Apabila akvitas berlari Anda mengandalkan sepatu lari yang mahal dan bermerek, Anda harus menyimak uraian berikut. Sepatu yang keseringan dipakai, tak lagi memberikan fungsi maksimal. Sepatu olahraga tidak sama dengan jenis sepatu lainnya. Sepatu lari dirilis dengan fitur-fitur yang memiliki jangka waktu berbatas. Jadi, ketika sepatu usang masih tetap Anda kenakan untuk lari, hal ini hanya akan membuat kaki lemah dan tubuh cenderung mudah sakit atau cedera.

Jangan melangkah terlalu lebar


Posisi badan terlalu menjorok ke depan dapat menguras energi Anda. Sikap tubuh paling efisien saat berlari adalah tegak dan sedikit saja bersandar ke arah depan. Jika sewaktu berlari Anda merasa tubuh tidak seimbang, seperti akan terjatuh, jangan langsung berhenti, majulah sedikit untuk "menangkap" tubuh dan menjaga keseimbangan.

Jangan berlari terlalu cepat


Banyak dari Anda yang berpikir bahwa dengan berlari cepat, maka kalori yang terbakar semakin banyak, atau tubuh menjadi lebih bugar dan sehat. Figuerora justru merekomendasikan teknik berlari bertahap yang mudah untuk diaplikasikan (diterapkan).

Mulanya Anda harus berlatih lari santai terlebih dulu. “Kurangi kecepatan lari, gunakan alat monitor pacu jantung. Ini adalah cara berlari cerdas, jangan memaksa tubuh terlalu keras,” saran Figueroa.

Atur monitor jantung pada kecepatan yang diinginkan, dan jangan berlari melebih kecepatan yang telah ditetapkan tersebut. Biarkan tubuh Anda beradaptasi terlebih dulu, sampai akhirnya Anda mampu berlari dengan ritme yang Anda impikan. Intinya, Anda bisa mencapai kecepatan yang diinginkan, tetapi jangan sampai memaksa tubuh di luar batas kemampuannya.

Jangan mengandalkan tumit


Saat sedang berlari, hindari mendaratkan tumit terlebih dulu. Simpan kekuatan tumit Anda untuk sesi berlatih jalan kaki. “Ketika Anda berjalan normal, posisi kaki yang lain secara otomatis ‘menempel’ pada dataran, namun saat lari, ada momen di mana tubuh sedikit melayang ringan. Jadi berbahaya jika saat lari, Anda menggerakkan kaki bak sedang berjalan,’’ ujar Alex Figuerora, pelatih lari dan pendiri Priority1 Wellness. Kebiasaan berlari dengan mengandalkan kekuatan tumit dapat mengakibatkan nyeri punggung dan lutut.

Saat berlari, pastikan bagian kaki yang menginjak dataran adalah telapak depan. Cara ini memudahkan otot Anda untuk "menangkap" bobot saat tubuh berada dalam posisi melayang. Gerakan seperti ini mengurangi efek terjadinya cedera pada tulang dan sendi.

Sumber : Shape Magazine
Editor : D. Syafrina Syaaf

10/06/2013

Ragam Bahasa

PENTINGNYA BERBAHASA YANG BAIK DAN BENAR DALAM DUNIA SISTEM INFORMASI

Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakai. Macam-macam variasi bahasa berupa dialek, aksen, laras, dan gaya yang khas. Di Indonesia sendiri banyak ragam bahasa yang dipergunakan tergantung tempat dimana kita menetap, karena di Indonesia terdapat banyak pulau tentu bahasa untuk percakapan yang dipergunakanpun berbeda-beda.
Bahasa Indonesia adalah bahasa ibu dari bangsa Indonesia yang sudah dipakai oleh masyarakat indonesia sejak dahulu kala jauh sebelum masa penjajahan, namun tidak semua orang Indonesia menggunakan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dengan benar, karena memang belum disesuaikan. Oleh sebab itu pengetahuan tentang ragam bahasa cukup penting untuk dipahami serta dipelajari secara menyeluruh yang akhirnya bisa diterapkan dan dapat digunakan dengan baik dan benar sehingga identitas kita sebagai bangsa Indonesia tidak hilang. 
Bahasa Indonesia perlu dipelajari oleh semua lapisan masyarakat, terutama kita sebagai seseorang yang bekerja di dunia sistem informasi. Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis, oleh karena itu ragam bahasa diperlukan baik berinteraksi dengan teknologi seperti komputer karena kita dituntut untuk menyedia informasi dan mengolah data-data dari informasi yang kita miliki untuk disampaikan dengan baik dan mudah dipahami agar tidak terjadi kesalah pahaman dalam penalaran dalam setiap istilah, karena Alter berpendapat sistem informasi sebagai tipe khusus dari sistem kerja. Sistem kerja adalah suatu sistem di mana manusia dan/atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan. Sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi dan menampilkan) informasi.
Menurut Felicia (2001 :8), ragam bahasa dibagi berdasarkan Media pengatarnya atau sarananya, yang terdiri atas:
  • Ragam Lisan, yaitu bahasa yang diujarkan oleh pemakai bahasa. Kita dapat menemukan ragam lisan yang standar, misalnya pada saat seorang user menyampaikan keluhan terhadap aplikasi yang digunakan olehnya kepada sistem analis atau programer yang membuat program tersebut. user harus menyampaikan keluhan-keluhannya secara jelas dengan bahasa yang mudah dipahami agar aplikasi tersebut dapat dikembangkan dan tidak membuat user lainnya kebingungan dalam penggunaannya atau disebut user friendly.
  • Ragam Tulisan adalah bahasa yang ditulis atau yang tercetak. Ragam tulis yang standar kita temukan dalam buku-buku pelajaran, majalah dan lain lain. Berbeda dengan sintaks yang ada pada bahasa pemrograman, karena dalam setiap bahasa pemorgraman terdapat kriteria dan sintaks masing-masing.
referensi:
 http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi
http://t_wahyu.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/4762/BAB2.htm (ragam bahasa)
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Informasi_Dunia