10/16/2014

GPS Sebagai Alat Telematika

Pengenalan GPS

 Global Positioning System adalah alat yang digunakan untuk mengetahui posisi seseorang pada satu saat. Yang ditransmisikan GPS bukan informasi posisi kita tetapi posisi satelit dan jarak penerima GPS kita dari satelit. Informasi ini diolah alat penerima GPS kita dan hasilnya ditampilkan kepada kita.
 GPS memiliki banyak fungsi yang bermanfaat bagi kehidupan kita, seperti melihat lokasi di mana kita berada, menunjukkan arah untuk ke lokasi yang ingin kita tuju, sebagai kompas, menunjukkan peta lokasi suatu tempat berupa gambar jalan dan sungai. GPS bekerja dengan cara tiap satelit mentransmisikan data navigasi dalam sinyal CDMA (Code Division Multiple Access)-sama seperti jenis sinyal untuk telepon seluler CDMA. Sinyal CDMA menggunakan kode pada transmisinya sehingga penerima GPS tetap bisa mengenali sinyal navigasi GPS walaupun ada gangguan pada frekuensi yang sama. Kode CDMA tiap satelit dipilih dengan saksama agar tidak mengganggu transmisi satelit lainnya.
 Satelit-satelit ini dikontrol dari 5 stasiun Bumi, 4 stasiun Bumi yang bekerja otomatis dan satu stasiun Bumi pengontrol utama. Empat stasiun Bumi otomatis hanya berfungsi menerima data dari satelit GPS dan meneruskan informasi itu ke stasiun pengontrol utama. Stasiun pengontrol utama memberikan koreksi data navigasi ke satelit-satelit GPS. Bagian akhir dari sistem GPS ini adalah alat penerima GPS yang akhirnya menghitung semua data, melakukan korelasi, dan menampilkan data posisi di layar display.

GPS Pada Handheld

 GPS memungkinkan kita untuk melihat dimana posisi geografis kita di muka bumi. Oleh sebab itu dengan GPS kita dapat mengetahui dimana posisi kita berada. Cara kerja GPS menggunakan sistem tracker, armada ataupun mobile dalam keadaan real-time. Sistem ini memanfaatkan kombinasi dua teknologi, yaitu GSM dan GPS untuk menentukan letak suatu objek, lalu menerjemahkannya dalam bentuk peta digital. GPS tracking ini menggunakan beberapa satelit yang berada di orbit bumi, memancarkan sinyal ke bumi yang kemudian di terima oleh alat penemira. Dengan alat penerima ini contohnya seperti GPS Super Spring SF410 yang kemduian akan menerima sinyal dan menterjemahkannya ke dalam peta digital dan kemudian menampilkannya di layar sebuah produk GPS.
 Untuk mengenal karakter fitur GPS, terlebih dahulu harus dikenali jenis dasar teknologi yang digunakan, berikut paparannya :

  • Integrated GPS, Pada jenis ini perangkat penerima GPS pada hape harus terus menerus terkoneksi dengan sinyal dari satelit GPS. Integrated GPS dapat menghitung posisi koordinat sendiri dengan menggunakan setidaknya 3 satelit. Meski kualitasnya cukup tajam, tapi integrated GPS lumayan rakus pada energi baterai. Hape dengan intergared GPS pertama adalah Nokia 6110 Navigator, dilanjutkan ke beberapa Nokia seri E dan N.
  • GPS Bluetooth, Bila Anda tak memiliki GPS teringrasi, maka solusinya dengan memasang dongle GPS yang dikoneksikan lewat Bluetooth (GPS Eksternal). Dengan pola ini penggunaan navigasi jadi lebih dinamis. Yang harus diperhatikan disini adalah tenaga pada dongle GPS, sedangkan dari sisi hape hanya terkuras energi untuk koneksi Bluetooh. Aplikasi penunjang GPS Bluetooth banyak tersedia di hape SymbianS60 2rd dan 3nd edition.
  • Assisted GPS, Inilah jenis yang paling populer digunakan saat ini, A-GPS disiapkan untuk menambah sisi keakuratan. Di A-GPS, jaringan internet dari operator digunakan untuk memperbaiki koordinat/posisi. Tentu dengan pola A-GPS, berarti pengguna harus siap untuk melepas sedikit pulsa untuk data. Di hape-hape terbaru, A-GPS juga dapat menjalankan moda offline, artinya A-GPS bisa bekerja murni mengandalkan sinyal satelit.
  • Network Based, Penentuan koordinat lokasi di pola ini mengandalkan jangakuan jaringan operator lewat antena BTS (base transceiver station). Pola network based kerap dihadirkan pada hape merek lokal yang tak memiliki fitur GPS, syaratnya tentu koneksi internet dan akses peta digital, semisal dari Google Maps. Beberapa aplikasi, seperti Twitter menyediakan pilihan untuk mengkombinasikan antara network based dan A-GPS secara terpadu.
Maka dapat kita banyangkan jika tidak adanya GPS pada handheld yang kita miliki, kalau saya sendiri akan cukup kesulitan dalam mengetahui suatu lokasi atau ketika ingin pergi kesuatu lokasi, karena saya sendiri memiliki kegemaran traveling, sehingga dengan tidak adanya GPS ini dapat menghambat perjalanan saya.

No comments:

Post a Comment

coret-coret disini